KOMERSIAL DIJUAL

KOMERSIAL adalah sesuatu yang memiliki nilai niaga atau jual beli yang tinggi dan berorientasi pada keuntungan (profit oriented). Kebutuhan bangunan komersial sedikit berbeda dari kebutuhan bangunan tempat tinggal.

Karier properti komersial yang sukses dimulai dengan pemahaman yang kuat tentang properti komersial, khususnya mengetahui definisi properti komersial, mengapa itu bisa menjadi alternatif investasi yang baik untuk berbagai jenis properti komersial.

KOMERSIAL DI SLEMAN
KOMERSIAL DI KODYA
KOMERSIAL DI BANTUL
KOMERSIAL DI JAWA TENGAH
KOMERSIAL DI JAKARTA

Properti komersial seringkali membutuhkan investasi awal yang lebih besar daripada properti residensial, tingkat Potensi profitabilitasnya seringkali juga lebih tinggi. Namun sangat penting memahami bangunan komersial untuk memulai bisnis Anda agar dapat Anda operasikan sesuai dengan undang-undang zonasi setempat yang dapat memengaruhi bisnis Anda dan dapat membantu pelanggan Anda secara efektif.

Apa itu properti komersial? Properti komersial adalah properti yang berpotensi menghasilkan keuntungan melalui capital gain atau pendapatan sewa. Definisi paling sederhana adalah properti yang secara eksklusif digunakan untuk kegiatan bisnis (properti non-perumahan yang digunakan untuk tujuan komersial).

Kata ‘Komersial’ berkaitan dengan hal-hal yang berkaitan atau terlibat dalam perdagangan, yaitu kegiatan yang dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan. Oleh karena itu, dalam arti luasnya, properti komersial atau bangunan komersial atau tempat komersial biasanya mengacu pada properti atau bangunan yang mengakomodasi kegiatan yang dimaksudkan untuk menghasilkan keuntungan.

Properti komersial dapat berupa apa saja mulai dari gedung perkantoran, ritel (toko eceran, pusat perbelanjaan, pertokoan), industri (gudang, pabrik), hotel, pub, restoran, kafe, fasilitas kesehatan (rumah sakit hingga klinik kecil) hingga bangunan multi guna. Jika Anda dapat menghasilkan uang dari menyewakannya atau menahannya dan menjualnya kembali, itu adalah PROPERTI KOMERSIAL.

Salah satu upaya untuk dapat mencapai tujuan finansial di masa mendatang atau meraih kesuksesan dalam berbisnis adalah pemilihan lokasi usaha yang strategis serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan market saat ini dan tentunya menimbang potensi market kedepan.

LUANGKAN WAKTU UNTUK MENGANALISIS PENDAPATAN DAN PENGELUARAN PROPERTI SEBELUM ANDA MEMBUAT KEPUTUSAN AKHIR MENGENAI HARGA ATAU AKUSISI PROPERTI

Pada umumnya bangunan komersial dibangun di pusat bisnis sehingga memudahkan pelaku bisnis dalam menjalankan bisnisnya. Bangunan multi guna yang memiliki campuran ruang, seperti area ritel dan apartemen masih dapat dianggap komersial dalam keadaan tertentu. Bangunan komersial multi guna adalah bangunan yang memiliki berbagai penyewa. Penyewa ini mungkin termasuk restoran, pengecer, kantor dan bahkan fasilitas perawatan kesehatan. Ini juga dapat mencakup persewaan tempat tinggal dan akan tetap dianggap komersial selama 50 persen penyewa adalah penyewa komersial dan bukan tempat tinggal. Bangunan multi guna dapat menjadi investasi yang baik bagi pengembang karena mereka tidak bergantung pada satu jenis bisnis tertentu, yang dapat menawarkan keamanan.

Nilai jual properti komersial akan terus meningkat sejalan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk dan infrastruktur di sekitarnya. Karenanya, komersial dengan lokasi strategis, banyak diminati oleh para pelaku usaha. Saat menilai real estat komersial, perlu memahami faktor keuangan yang diciptakan properti. Beberapa elemen keuangan penting untuk dilihat ketika menilai Properti Investasi komersial. Bukan hanya faktor keuangan hari ini yang perlu diperhatikan, tetapi juga faktor-faktor yang telah merumuskan sejarah properti selama beberapa waktu terakhir. Dalam hal ini, definisi waktu terkini adalah tiga atau lima tahun terakhir. Setelah riwayat dan kinerja properti saat ini sepenuhnya dipahami, kemudian dapat menghubungkan ke keakuratan anggaran biaya operasional. Semua properti investasi harus beroperasi dengan anggaran yang dikelola setiap bulan dan dipantau setiap triwulan.