6 Macam Bentuk dan Posisi Tanah Kavling

Tanah kavling dalam Properti merupakan tanah dalam satu kawasan yang sengaja dilakukan pemecahan sertifikatnya (dipetak-petak) sesuai dengan standar ukuran yang telah ditetapkan untuk dijadikan bangunan atau tempat tinggal, baik oleh perorangan maupun badan usaha yang sah dan berasal dari sertifikat induk hasil penggabungan maupun satu sertifikat induk biasa. Membeli tanah kavling dalam satu kawasan dengan membeli tanah kavling biasa bidang per-bidang milik penduduk pada umumnya tidak ada perbedaannya, asal melibatkan subyek hukum (penjual dan pembali) yang sah, objek tanahnya pun sah untuk diperjualbelikan, dan menggunakan mekanisme jual beli yang sesuai dengan ketentuan perundangan, maka transaksi jual beli tanah tersebut dianggap sah.

Tanah kavling dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti rumah, infrastruktur atau bangunan komersial lainnya. Ukurannya sendiri juga sangat beragam, terdapat bermacam-macam bentuk tanah kavling yang dipengaruhi posisi atau letaknya. Masing-masing bentuk kavling memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri dan memengaruhi harga jualnya.

Berikut ini adalah penjelasanya tentang 6 macam bentuk dan posisi Tanah Kavling dalam Properti untuk memudahkan membuat denah bangunan :

TANAH KAVLING BERDASARKAN BENTUKNYA :

  1. STANDARD LOT

Standard lot adalah kavling yang paling umum ditemui, karena sangat populer dan fleksibel. Bentuknya persegi (bujur sangkar) atau persegi panjang dengan kedua bagian depan dan belakangnya memiliki ukuran sama panjang, tidak ada lekukan atau penyimpangan pada bentuknya.

  1. CORNER LOT

Kavling Corner lot berada di dua jalan yang bersimpangan (bersentuhan langsung dengan dua jalan). Oleh sebab itu, bagian lot yang bersinggungan dengan jalan cenderung simetris, sedangkan bagian lainnya tidak. Sebagian orang menghindari tipe ini, tetapi sebagian lagi justru mencarinya, karena umumnya kavling jenis ini memiliki tanah yang lebih luas dibanding tipe interior.

  1. REAR-LOADED

Rear-loaded adalah kavling yang memiliki bentuk memanjang. Cocok untuk properti-properti dengan pintu masuk di sisi belakang dan properti-properti dengan bagian depan yang sempit.

  1. FLUTE

Mirip dengan kavling rear-loaded, kavling tipe flute juga memiliki bentuk yang memanjang. Bedanya ukuran kavling ini tidak terlalu lebar. Menyempit di bagian depan dan belakang, seperti bentuk seruling. Meskipun sempit secara lebar, luas kavling ini dapat dikatakan lumayan. Karena ukurannya ini, Anda tidak perlu mengeluarkan usaha ekstra jika ingin membersihkan bagian dalam rumah atau taman.

  1. SQUAT

Ukuran kavling squat lebih kecil dari kavling lainnya. Harganya juga lebih terjangkau.

  1. IRREGULAR

Bentuk kavling yang irregular (tidak beraturan) tidak terpaku pada bentuk-bentuk geometris yang umum kita temui, seperti persegi panjang atau persegi. Bentuknya lebih mirip dengan kepingan puzzle. Jika dibandingkan dengan kavling lainnya, harga per m² untuk kavling irregular cenderung lebih murah. Jika Anda tertarik membangun rumah di kavling ini, Anda akan mendapat halaman yang luas. Anda bisa membangun kolam renang di sana.

TANAH KAVLING BERDASARKAN POSISINYA :

  1. CORNER LOT

Sesuai namanya, corner lot adalah tanah kavling yang posisinya letaknya di sudut atau terletak pada bagian paling ujung dari ruas jalan. Jenis kavling ini, lebih dikenal sebagai kavling hoek. Sebagian orang menghindari tipe ini, tetapi sebagian lagi justru mencari kavling sudut, karena umumnya kavling jenis ini memiliki tanah yang lebih luas, ada kebebasan lahan tanpa himpitan. Kelebihan corner lot lebih luas dibanding interior lot, memiliki dua muka (dua sisi yang terbuka) dengan sirkulasi udara yang baik serta halaman yang luas. Ideal untuk tempat tinggal serta potensial untuk usaha atau Lahan Bisnis (Komersial), karena posisinya yang terbuka dari beberapa arah. Yang perlu diperhatikan dari tipe corner lot adalah masalah keamanan karena karena memiliki dua muka atau dua pintu masuk.

  1. FLAG LOT

Secara sederhana, flag lot dapat dikatakan sebagai tanah kavling yang bentuknya letter “L”. Pada dasarnya, kavling ini berbentuk persegi, namun berada di bagian dalam kavling lain, dengan jalan masuk memanjang menyerupai tiang bendera. Keunggulan kavling ini adalah tingkat privasi yang tinggi dan minimnya gangguan dari kendaraan-kendaraan yang melintas. Kelemahannya, tipe kavling ini kurang bagus untuk lahan komersil, karena tingkat visibilitasnya rendah. Dari kaca mata feng shui dan semacamnya, tipe ini lebih disukai karena bentuk tanahnya yang lebar di belakang atau ngantong (lebar di belakang diibaratkan seperti kantong semar yang dapat membawa kesejahteraan, kesehatan, dan kemasyuran bagi penghuninya).

  1. INTERIOR LOT

Interior lot merupakan bentuk kavling yang paling umum ditemui. Kavlingnya berdempetan dengan kavling milik rumah lain dan berhadapan dengan jalan. Interior lot umumnya berbentuk persegi, dengan halaman belakang yang luas. Jika di rumah cluster, interior lot adalah kavling yang berada di tengah deretan kavling yang ada dalam satu blok. Kavling jenis ini tidak menawarkan privasi yang cukup. Privasi yang lebih mungkin saja didapat jika Anda memilih interior lot yang ukurannya luas. Dari sisi keamanan lebih terjaga dan lebih private dibanding tipe corner lot, karena hanya memiliki satu akses pintu masuk.

  1. CUL-DE-SAC LOT

Kavling cul-de-sac adalah tanah kavling yang berada di area ‘cul-de-sac’ yang berarti jalan tertutup atau jalan buntu dalam bahasa Perancis. Sesuai namanya, tanah ini berbentuk seperti jalan buntu yang melingkar di bagian ujungnya. Halaman depannya tidak terlalu luas, karena bentuk jalan ini, sedangkan halaman belakangnya sangat luas dengan privasi dan ketenangan yang lebih tinggi. Sangat cocok untuk dijadikan hunian dan mampu meningkatkan harga jual tanah.

  1. T-INTERSECTION LOT

T-Intersection lot di Indonesia lebih dikenal dengan istilah kavling ‘tusuk sate’. Kavling ini berada di tengah-tengah pertigaan yang berbentuk “T”, sehingga terekspos oleh kendaraan dari tiga arah yang berbeda. Kavling ini memiliki keunggulannya sendiri, yaitu posisinya yang ideal untuk bangunan komersil, karena terlihat dari jauh dan dari beberapa sisi jalan. Dan bagi yang percaya perhitungan feng shui dan semacamnya, kavling seperti ini juga memiliki kekurangan tersendiri yang tidak dimiliki kavling jenis lain, salah satunya adalah kurang aman dan nyaman, terutama oleh lalu lintas kendaraan di muka rumah. Penghuni akan sering terganggu oleh lampu kendaraan yang melintas saat malam.

  1. KEY LOT

Key lot adalah jenis kavling yang jarang ditemui. Posisinya berada di tengah-tengah kavling lainnya, tingkat privasi pemilik kavling key lot cenderung sangat rendah. Mereka dapat melihat dua sampai tiga halaman belakang milik tetangga dari kavling. Kelemahannya adalah key lot tidak terlihat dari luar karena tertutup oleh kavling-kavling lainnya, sehingga tidak cocok jika dijadikan lahan bisnis. Keunggulannya, kavling ini memiliki tingkat keamanan yang tinggi, karena hanya memiliki satu akses masuk.

error: Nyuwunsewu, Content di protected !!
%d blogger menyukai ini: